Blog Archives

Pasangan ‘Diskonan’

Berjodoh dengan Mr. N tuh kayak ketemu cermin di dalam kamar trus ngaca. hihihii… banyak persamaan dan banyak perbedaan antara kita berdua.

Salah satu persamaan saya sama Mr. N adalah tukang makan dan tukang jajan. Tukang makan dan tukang jajan dengan versi yang berbeda.  Dalam sehari kita bisa makan dan jajan sampai 5x bahkan lebih*umpetin timbangan di dalam lemari*. saking seringnya kita makan dan jajan, orang-orang ditempat kita jajan dan makan kadang sampai hapal sama muka kita dan kita juga bisa betah berlama-lama di Mall dari pagi sampai malam, yang penting tempatnya harus di food court atau di resto 😆

Walaupun persamaan tukang makan dan jajan ini kompakan sama Mr. N, tapi versi jajan dan makan kita sangat berbeda. Mr. N suka banget ngemil makanan yang ringan-ringan seperti cemilan pada umumnya*lirik poto terbaru Mr. N dengan pose seperti Ibu hamil 10 bulan* dan kalau waktunya makan besar dia makan dengan porsi sedikit seperti cewek yang lagi diet demi menurunkan berat badan. Sedangkan saya kebalikannya, saya gak doyan ngemil, kalaupun mau ngemil juga gak banyak-banyak banget, baru ngemil sedikit udah selesai. trus saya tukang makan apa donk? jajannya? hihihi, saya makan dan jajan dalam versi makan besar. Saya sanggup makan nasi bersama teman-temannya sampai 5x dalam sehari*dengan porsi sedang tentunya*. Sanggup makan mie ayam setelah makan nasi padahal belum sejam setelah makan nasi, dan perut saya selalu merasa lapar padahal belum 2 jam setelah makan sebelumnya. Sering banget kalau lagi asik makan Mr. N tiba-tiba nyeletuk “Makannya banyak ya.. tapi kok badan kamu masih bantet sih ga numbuh-numbuh atau melebar kesamping?” *pegang sendok kuat-kuat-ambil nasi-masukin mulut*.

Aniweii, hobi makan dan jajan ini mau gak mau menuntut kita untuk punya budget berlebih untuk sekedar ngisi perut saya dan mulut Mr.N yang susah berhenti ngunyah. Waktu masih tinggal sama orang tua saya sih santai ya, mama selalu sanggup bikinin makanan atau kue-kuean untuk kita cemilin atau saya makan sendiri, yang tentu saja membuat keuangan kita tetap stabil. Nah setelah pindah, gak ada yang rajin masak seperti mama, jadi ya wassalam sama isi dompet dan makanan. Awal-awal kita pindah sih selalu ngerem jajan-jajan yang berlebihan, tapi kok ya lama-lama menyiksa ya. jadi kayak orang kelaperan gitu bawaannya dan tentunya harus mulai mengatur strategi lagi donk, supaya hobi makan ini tersalurkan. Nah, akhirnya browsinglah saya, dan taraaaa… saya ketemu webnya Deal Keren. Deal keren ini website bagi pecinta diskonan *selain pecinta makanan kita juga pecinta diskonan*, di web ini kita bisa dapetin diskonan sampai lebih dari 50% tergantung promosinya.  Promosinya bisa gadget, liburan, perawatan kecantikan, kesehatan dan tentunya diskon makan. Kalau untuk promo yang selain makanan sih gak terlalu berasa diskon gedenya, kalau untuk makanan terasa banget diskonnya.

Sebulan yang lalu iseng-iseng saya beli voucher makan di Deal Keren, berhubung harga yang di tawarkan waktu itu pas dengan situasi tanggal tua dan tempat makannya gak jauh-jauh dari rumah. Ya pasti udah pada tau donk kalau saya akhirnya beli 2 voucher sekaligus.

Awalnya sih kita gak tau kapan mau digunakannya. mencari-cari waktu yang pas, eh pas banget tanggal 25 November kemarin saya libur dan pas banget hari itu adalah 3 tahun saya mengenal dan menjadi kekasih Mr. N. dan berhubung hari itu tepat banget dengan 3 tahun kebersamaan kita dan pertama kalinya kita merayakannya bersama-bersama *biasanya kita rayain cuma lewat telpon dan sms, korban LDR* akhirnya, voucher makannya digunakan saat itu juga.

Saya beli 2 voucher makan di Torry Coffee senilai 64ribu dengan harga 32ribu aja untuk 2 Regular Burger Square + 1 Coffee Orange Ice + 1 Ice Choco Jell’o . murah? iya donk apalagi setelah kita tukarkan vouchernya, makanan yang kita dapat lebih dari yang kita bayangkan. kita pikir dengan harga murah dapetnya ya cuma burger yang biasa aja, tapi ternyata sanggup membuat Mr. N kekenyangan. hihihi.

32ribu untuk menu ini? puas yaaaa 😀

dipandangin terus tuh makanan 😀

Dan satu lagi mau narsis dikit penampakan kita berdua waktu first date dan first celebrating our anniversary 😀

Kencan Pertama

Dan kami sekarang …..

Makin Membulat.. 😆

Bedanya terlihat donk ya, kalau saya tampak semakin muda, hahahhaa PDnya selangit *dikeplak rame-rame*.

Nah, buat pecinta makanan dan diskonan seperti saya dan Mr. N bisa di cek-cek ke Deal Keren ya. Buat yang hobi nonton konser musik. mereka juga sering jual tiket konser dengan potongan harga yang lumayan lho.

PS: postingan ini bukan buat iklan deal keren yaaa. emang kita berdua pelanggan setia deal keren, jadi bolehlah numpang disatu postingan kita, buahahaha *berharap dapet voucher gratisan* 😀

Ragusa Es Italia

Menikmati libur tanggal merah dengan pacaran berdua sama suami, adalah hal yang paling menyenangkan selama kami berumah tangga. mumpung belum punya baby, saya dan suami, berpacaran di kedai Es Krim Ragusa Es Italia.

saya dan Mr. N sangat menyukai Es Krim, jadi wajarlah kalo Mr. N ngajak saya pacaran di kedai es krim Ragusa. Ragusa adalah rumah makan yang menyajikan menu es krim homemade. Ragusa sudah ada sejak tahun 1930-an, walaupun udah ada sejak lama, dan banyak kedai Es krim baru bermunculan, Ragusa masih tetap diminati. terutama dari kalangan eyang-eyang kita. dan kemarin selain didominasi oleh abege-abege..banyak juga eyang-eyang yang membawa anak dan cucu mereka untuk menikmati Es Krim Ragusa.

Ragusa di Tahun 1930-an, di Pasar Gambir Jakarta (Photo: From Google)

Penampakan Ragusa sekarang (Photo : from Google)

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 12 siang, sembari membayangkan es krim di tengah panasnya cuaca selasa kemarin yang onde mande, panasss bana.. karena kami adalah pecinta bus Mayasari AKAP dan bus Transjakarta *cuih* jadi kami lebih memilih naik kendaraan tersebut, padahal sih malu aja untuk mengakui bahwa kami belum punya kendaraan. *suamiku, cepatlah order fortuner dan langsung bayar cash..sombongggg*.

Dari Bekasi kami naik P9BT turun di UKI dan lanjut naik bus Transjakarta jurusan PGC-Harmoni, turun di Juanda. yang mau cari tempatnya dimana silahkan cek di Eyang Google yaaa… begitu sampai disana, terdapat pemandangan yang sama waktu makan es krim di Magnum Cafe. Antrian!!, untuk yg satu ini tidak ada potonya, karena saya udah mulai pesimis dengan yang namanya antrian. sambil menunggu antrian, kami memutuskan untuk makan otak-otak yang harganya naudzubillahi minzalik mahalnyaaa.. untuk 10 biji otak-otak ikan harganya 20ribu. langsung lah di Blacklist sama Mr. N tu otak-otak. mahalnya ga kira-kira ikh abang. mau naik haji tahun depan yak. huuu.

satalah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya kita dapat tempat juga. walopun duduknya didekat pintu, tetap aja kita bersyukur ga ngantri lama.  alhamdulillah hirobbil alaminnn. Sambil menunggu pesanan kami datang..saya mau sedikit mereview tempatnya. Tempatnya terletak di bangunan peninggalan Belanda, dengan arsitektur Jaman Dulu dan kursi rotan, mereka mencoba untuk tetap mempertahankan suasana tempo dulu di dalam kedai mereka. dan dengan adanya pelangga tetap mereka yang sudah eyang-eyang, serasa kembali ke jaman dahulu.

 

yang melayani pesanannya enkoh-engkoh yang udah tua gitu.

Disini kami memesan 2 menu, Cassata Siciliana dan Banana Split. totalnya 50 ribu aja berdua, wah… murah yaaa, 50ribu dan disediain air putih untuk mentralisir manisnya es krim.  kalo ditempat lain pasti kena charge 3ribu rupiah untuk air putihnya, baiknya mereka. karena Mr. N sudah kenal sama salah satu engkoh-engkohnya kita ga perlu lama nunggu karena Mr. N langsung pesan, dan kurang dari 10 menit. Volia… pesanan kami sudah ada di meja kami.

Cassata Siciliana IDR23.000

Cassata Siciliana es krim vanila-coklat-strawberry dan mint. *ini sih menurut lidah saya yaaaa* dan ditengahnya ada kue bolu pandannnya yang rasanya lumyan enak, dan dingin karena efek dari es krimnya, di setiap es krimnya ada potongan-potongan kacang yang dicincang kasar dan disangrai. begitu masuk mulut, es krimnya memang langsung meleleh dan dengan cepat kita bisa merasakan kacang sangrainya di lidah.. My Hubby’s Fav’ one.

Banana Split IDR27.000

Banana Split kalo yang ini pesanan suamiku. terdiri dari ice cream vanila, strawberry dan coklat. lalu disiram dengan lelehan coklat yang langsung membeku di atas es krimnya, dan di taburi dengan berbagai manisan yang saya lupa namanya apa, ditambah dengan potongan pisang. Mr. N pesen ini karena dese suka sama rasa dan lembutnya, tapi Mr. N paling gak suka sama cepat mencairnya ni es krim. dibandingkan sama Cassata Siciliana. Banana Split ini cepet banget mencairnya. jadi ga bisa ngobrol lama deh sama Mr. N, karena kita jadi buru-buru ngabisin ni Banana Split. *lain kali pesen yang 5 jam ga mencair ya yank..biar bisa tenang ngobrolnya* Secara rasa sih oke yah. tapi, karena dia home made, jadi ga bisa tahan lama. sejak diletakkan harus langsung dimakan. *ga mau rugi*

Hubby and The Ice Creams

Me and The Ice Creams

Didepan Ragusa, banyak tukang jajanan. mulai dari otak-otak, Sate Ayam, Asinan Juhi dan Asinan Bogor, trus disampingnya ada yang jual Pempek Palembang. rame, tapi harus tanya dulu sebelum pesan. Jangan sampai kecewa seperti saya dan suami yang sok-sokan pesan Otak-otak yang harganyo mahal bana.akhirnya kita pesen Asinan Juhi. lumayan untuk mengisi perut sambil nungguin antrian atau pesanan es krim yang lagi disiapkan.

Asinan Juhi alias Ketopraknya orang Cina

Asinan Juhi, Mr. N pesan Asinan Juhi pas kita udah mau selesai makan Es krimnya, karena dia masih mau ngobrol disitu, jadi pesen Asinan Juhinya belakangan. kalo orang lain pesan Asinan Juhinya duluan, kita mah belakangan..emang rada-rada okeh ni suamiku 😀

kalo menurut suami saya Asinan Juhi adalah ketopraknya orang Cina. pertama kali saya makan emang hampir sama seperti Ketoprak, cuma beda di isinya aja. Asinan Juhi pakai Mie kuning, emping, ketimun, kol dan potongan cumi *ini yang saya inget ya* dan bumbunya pake bumbu kacang. sayangnya aja kurang pedes, jadi rasanya biasa aja deh buat saya. 😀

Next time harus kesini lagi kayaknya buat nyobain yang lain. saya tertarik banget buat nyobain Spaghetti Ice Creamnya..semoga bsa terlaksana lagi ya sayangg…*Kedipin Mr. N*

Me and My Hubby *Cheesy*

Seharian kemarin adalah hari yang sangat menyenangkan. karena kita masing-masing sibuk di hari kerja dan baru ketemu pas pulang kerja. Sesi Pacaran kemarin menjadi salah satu hari yang menyenangkan buat saya. kenapa??jarang banget euy bisa pacaran kayak kemarin sewaktu belum nikah. Thank you cintakuuuu *kiss Mr. N*

Location: Ragusa Es Krim Italia

Photos taken by: Mr. N and I

Edited by: Neng Rina -Me-

xoxo

Ragusa Es Krim Italia.

Jl. Veteran (samping Mesjid Istiqlal).

Ga jauh dari Stasiun Juanda.

(Nge) Magnum (di) Cafe

rasanya telat banget ya baru nge-post tentang Magnum Cafe di sini, ya better late than never…*grin*

Jadi, ceritanya. Semalam saya dan Mr. N janjian buat pacaran di Magnum Cafe, agak cukup aneh memang karena kita berdua ga pacaran di malam minggu, tapi pacarannya di malam selasa di mal pula. macam anak abege saja lah, berdua dan seru-seruan berdua. Pertama, saya dan Mr. N janjian di kantor Mr. N di daerah pancoran, setelah saya nyamperin suami -yah, saya harus nyamperin suami biar ga makan waktu dijalan- setelah maghriban langsung deh saya dan Mr. N berangkat ke Magnum cafe di Grand Indonesia. berbekal kepercayaan kepada Sopir Metromini 640 untuk memecah macetnya Jakarta di jam pulang kantor, akhirnya kita sampai di Grand Indonesia jam 6.45 WIB, begitu sampai Grand Indonesia, langsung menuju lantai 5 West Mall Grand Indonesia. tarraaaa..ga jauh dari eskalator kita naik, sampailah kita di didepan Magnum Cafe.

Sebelum ke Magnum Cafe, sempet nanya-nanya sama beberapa teman tentang Magnum Cafe, dan semua menjawab “malas ngantrinya”. dan ternyata begitu sampai sana, memang antri seperti yang dikatakan teman-teman saya. seperti inilah penampakannya.

Pemandangan pertama ketika sampai di Magnum Cafe adalah: Antrian!!

Mengantri dan my Hubby sedang ikut mengantri.

setelah 50 menit mengantri, akhirnya kita bisa masuk juga, itu juga karena kita mau share table sama 3 orang abege-abegeh SMA yang rasa penasarannya sama seperti rasa penasaran saya dan Mr. N.

Jeng-jeng, inilah abegeh-abegeh yang mau share table sama kita 😀

setelah memesan, si abege-abege diatas harus nunggu sekitar 5 menit, baru pesanannya diantarkan. dan inilah penampakan pesanan mereka.

Mereka memesan: Espresso Dream.

Espresso Dream ini, terdiri dari 1 Ice cream Magnum yand diberi saus coklat. kalo dari penampakannya sih enak. oke, next time kita coba. 😀

sementara menunggu pesanan saya dan Mr. N, saya mencoba untuk mengambil beberapa foto disekitar saya.

Quote Magnum

sekitar saya

setelah menunggu sekitar 20 menit, pesanan kami pun datang. here it is.

Waffle De Aristocrat

wah, dari penampakannya sih, mancab banget yaaaa… Waffle De Aristocrat ini terdiri dari Ice Cream Magnum, Waffle, Pisang, Pastry, lelehan coklat, lelehan Caramel, saus Coklat, dan serbuk coklat. Untuk Harganya cukup 45ribu rupiah saja, karena Ice Creamnya ada 2 jadi harganya 45ribu. sedangkan kalau Ice Creamnya 1 harganya 35ribu saja. ya, lumayan terjangkau.

yak, mari berpoto dulu dengan es krimnya.

setalah puas-dipoto-poto, akhirnya Mr. N yang langsung menggeratak es krimnya. saat dese lagi menggeratak es krimnya, saya jadi mikir kok sayang ya buat dimakan, enakan diliatin aja, sementara Mr. N saya mulai buas menggeratak, akhirnya saya pun ikut mencicipi juga dan ternyata mancabbbbbb!!!

yummmm..enak..enakkkk

yah, akhirnya magnumnya abis juga. Kok cepet ya abisnya?? but next time, saya harus kesana lagi. kenapa?? karena saya sangat suka es krim, dan ada beberapa menu yang membuat saya penasaran banget untuk mencoba. tampaknya Mr. N sudah kapok untuk ikut. mungkin saya akan mengajak teman-teman yang lain saja. daripada melihat Mr. N menekuk mukanya sampai 13 lipatan untuk mengantri, mendingan ngajak teman aja deh kalo gitu. hehe. yang penting duit buat nyobain menu yang lain lancar ke dompet aku ya cinta…..*sambil kedip-kedip mata ke Mr. N*. Magnum Cafe Sendiri buka dari Jam 11 Pagi – 11 Malam. Close Line jam 9 dan last ordernya jam 9.30. untuk harganya sendiri lumayan terjangkau untukkantong anak sekolah, mahasiswa apalagi yang sudah bekerja. kekurangnnya cuma satu, antriannya ga nahan. mau nangis ngantri sampai 50 menit lamanya.

Cheesyy*narsis berdua*

Magnum Cafe
Grand Indonesia
West Mall 5th floor
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Central Jakarta

%d bloggers like this: