Baby Tantrum

Akhir-akhir ini pusing banget lihat Najwa yang lagi seneng-senengnya tantrum dirumah. 

Tantrum merupakan fase ketika anak Anda mengalami kemarahan luar biasa dengan karakteristik frustasi, dilanjutkan dengan menangis, berteriak, dan pergerakan badan yang berlebihan, termasuk melempar barang, menjatuhkan diri ke lantai, dan lain-lain.

 

sumber: http://www.parenting.co.id/article/balita/atasi.tantrum.pada.anak/001/003/321

 

Pada umumnya temper tantrum dapat dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu usia dibawah 3 tahun yang sering diekspresikan dengan menangis, memukul, menjerit, menendang bahkan dalam kasus yang parah adalah membentur bentur kepalanya ke tembok. kedua pada usia tiga sampai empat tahun dengan ekspresi kemarahan yang diungkapkan dengan membanting, merengek, mengkritik bahkan sampai menghentak-hentakan kaki. Terakhir adalah pada usia 5 tahun ke atas dengan mengkritik diri sendiri, memukul bahkan yang lebih parah merusak benda benda yang ada disekitarnya.

Penyebab terjadinya temper tantrum diantaranya adalah terhalangnya keinginan anak anda dalam mendapatkan sesuatu, ketika tidak berhasil dalam memenuhi keinginannya maka kemungkinan anak anda melakukan beberapa ekspresi-ekspresi kemarahan, selain itu temper tantrum dapat disebabkan oleh ketidakmampuan dalam mengungkapkan keinginan diri anak anda sehingga anak anda menuntut anda untuk memahaminya, sedangkan selanjutnya adalah perasaan tertekan yang dialami oleh anak anda sehingga melepaskan stress yang dialaminya.

Sumber :Cara Mengatasi Temper Tantrum pada Anakhttp://bidanku.com/cara-mengatasi-temper-tantrum-pada-anak#ixzz38JdItpPA

 

Jadi ceritanya dari umur 16bulan sebelum bobo siang, Najwa sering nonton video dirinya dan video indonesia pintar eat bulaga (di youtube) di tab gw. Nah, ga tau kenapa, akhir-akhir ini si nona kecil ini jadi makin jarang bobo siang dan lebih milih untuk nonton atau main. well, namanya juga anak-anak yaa. 

Karena keseringan nonton di tab gw, kerjaan gw jadi agak terhambat, mulailah gw bersikap jadi emak-emak pelit ke Najwa alias ga boleh minjem tab mbu kalau mbu lagi kerja. 

ternyata sikap gw yang berubah pelit itu, berdampak banget ke Najwa. Dia jadi sering tantrum sekarang. Kalau lihat gw pegang tab, langsung ditarik sama Najwa, ga dikasih marah, guling-gulingan di lantai sambil nangis histeris. yang akhirnya, membuat gw ngalah demi ga denger dia menjerit-jerit karena ga bisa pegang tab gw. 

Pernah gw mencoba untuk mengalihkan perhatiannya dengan nonton dari laptop, tapi karena excited yang berlebihan kalau lagi nonton, saking senangnya bisa sampai mukul-mukulin laptop. akhirnya dihentikanlah menonton dari laptop dan balik deui nonton di tab.

Gak mudah untuk membuat Najwa berhenti dari tantrumnya. sampai saat ini gw masih mencoba bagaimana menghentikan tantrumnya tanpa merubah sikap gw ke Najwa. 

Gw memang bukan tipe emak-emak yang suka nonton acara-acara parenting anak. gw lebih suka baca ataupun googling tentang parenting. Jadilah dari kemarin ini kerjaan gw googling melulu. 

Ternyata “mengalah” demi ga mendengar Najwa nangis histeris, adalah hal yang salah. Itu malah membuat Najwa makin menjadi bad temper banget. Kelihatan dari sikap-sikap dia yang ga cuma nangis histeris kalau ga dikasih apa yang dia mau, tapi ketika barang yang dia inginkan sudah dia dapatkan, barang itu akan di banting bahkan di lempar sebagai bentuk kemarahan dia. *emaknya nangis dipojokan*

Well, i’ve changed my mind, back to be emak-emak pelit nan tega ke anak. 

Setiap kali Najwa minta tab gw untuk dia pakai nonton, gw akan menunda permintaan dia dengan mengalihkan perhatiannya. ngajak dia main, ajak lihat ikan di akuarium, ataupun baca buku. Pengalihan perhatian memang ga lama, karena ketika dia mulai ingat kembali apa yang dia mau, dia akan kembali ke meja kerja gw dan mencoba meraih tab gw dan buku-buku atau apapun yang mau dia ambil. Kalau udah gini, gw biarin deh dia nangis, gw pergi ke kamar, ambil bantal dan pura-pura tidur. dan it works, dia malah minta ikutan tidur. wkwkwkwk.

Terkadang sambil ngelonin Najwa, gw sering banget ngomong ke dia tentang kejadian hari ini, sikap dia ke gw, sikap gw ke dia, mencoba untuk berkomunikasi dengan Najwa walaupun pada akhirnya akan dijawab dengan jawaban-jawaban lucu dan menggemaskan.

Masih bersabar?? masih banget.. Masih belajar?? masih banget.

Banyak hikmah dan pelajaran yang gw ambil dari tantrumnya Najwa. Belajar sabar, belajar ikhlas, belajar memahami, belajar mengenal, dan yang terpenting belajar untuk mulai berkomunikasi sama Najwa, Gak mudah memang memahami apa yang diinginkan oleh seorang anak balita umur 18bulan. terutama buat gw yang masih belajar. Tapi terus berusaha dan belajar semoga badai tantrum ini akan segera berlalu.😀

 

Balita centil nan menggemaskan yang lagi hobi tantrum.. semoga badai tantrum segera lewat ya nak

Balita centil nan menggemaskan yang lagi hobi tantrum.. semoga badai tantrum segera lewat ya nak

About Neng Rina

a 'new' nyonyah di dalam keluarga baru (kecil), yang terus belajar dan menulis.

Posted on July 24, 2014, in Personal Life. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. cara mengatasi anak tantrum atau ngambek? cuekin aja.😛
    ntar kalo udah tenang baru diomong2in.

  2. Stay strong ya mbu🙂
    Show her, who’s the boss😉

  3. Najwa lucunyaaaa… gemess ihhh..
    gmn tega nyuekkinnya yaaa😦

    Salam kenal yah Mba🙂

  4. baru thau mbak ada masa baby marah hehe

Mari berkomentar dengan bijak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: